MAUMERE, KOMPAS.com - Hujan deras disertai angin puting beliung merusakkan tiga rumah warga di RT 02/RW 02, Kampung Buton, Kelurahan Kota Uneng, Maumere-Sikka, NTT, Senin (6/2/2012) kemarin, sekitar pukul 16.00 Wita.
Dalam sekejap, tiga atap rumah diterbangkan puting beliung ke laut, menyisakan rangkanya. Tiga rumah dimaksud milik Muhamad Kadir, La Ical dan La Ridi. Mereka bermukim di pesisir pantai utara Kota Uneng, Jalan Ikan Kombong.
Kerusakan paling parah dialami keluarga Muhammad Kadir. Seluruh atap rumahnya dibawa ke laut. Dua rumah lainnya tidak separah seperti yang dialami Kadir. Warga kini sedang membantu tiga korban guna bisa membangun rumah, selain meminta bantuan Pemerintah Kabupaten Sikka.
Wa Asih, keluarga dari Muhammad Kadir, saat ditemui di Kampung Buton menjelaskan, kejadian berlangsung cepat, bagai mimpi di siang bolong karena angin dari dua arah, dari laut dan darat menghantam pintu rumah. Selanjutnya, angin puting beliung mengangkat atap rumah milik mereka menuju ke laut sehingga mereka ketakutan dan mencari perlindungan.
"Usai angin reda kami lalu cari atap rumah kami yang dibawa ke laut. Meteran listrik juga hilang. Seng yang diterbangkan kami sudah ambil. Saat kejadian kami ketakutan karena listrik masih nyala. Sekarang ini kami terpaksa tinggal di dapur karena atap rumah besar masih diperbaiki," jelas Wa Asih.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang